PERUBAHAN NILAI-NILAI DI KALANGAN WANITA YANG MELAKUKAN GUGAT CERAI DI KABUPATEN SIDOARJO
Chusnul Abady
RINGKASAN
Dalam enam tahun terakhir, rata-rata
terjadi 1,8 juta pernikahan setiap tahunnya. Dalam 6 tahun terakhir ini pula,
rata-rata terjadi 143.000 perceraian setiap tahunnya. Jumlah perceraian itu.
mencapai 8 % dari total jumlah pernikahan. Dilihat dari sisi persentase,
perceraian terus meningkat dari tahun ke tahun. Sementara itu, pernikahan
justru terus mengalami penurunan, padahal jumlah penduduk justru menunjukkan
peningkatan. Begitu mudahnya menemukan orang yang bercerai di Indonesia. .
Kasus perceraian banyak terjadi pada rumah
tangga dimana para wanitanya bekerja. Kendati kesamaan hak antara kaum pria dan
wanita dalam bidang pendidikan dan karier sudah terlaksana, tradisi lama masih
tetap tak semua bisa ditanggalkan. Bahwasannya pria pencari nafkah, tetap
menjadi norma kehidupan sampai sekarang. Ketika wanita karier mempunyai
penghasilan sendiri dan suaminya menggangur, akan tetap terjadi ketimpangan.
Begitu pula ketika swami mengerjakan pekerjaan rumah tangga, masih tetap terasa
tak wajar. Tak sedikit akibat dominasi penghasilan wanita dalam rumah tangga,
menjadikan sebuali mahligai runtuh tercerai berai.
Dalam
penelitian ini digunakan Metode Pendekatan kualitatif, Pendekatan ini dipakai
agar dalam mengkaji permasalahan dapat lebih mendalam dan komprehensif Untuk
memperoleh data dilakukan dengan cara wawancara mendalam sedangkan sumber
informasi ditentukan secara purposive. sedangkan dalam menganalisis data akan
digunakan analisis rangkaian struktur dan institusi tempat nilai ditentukan,
tersusun dari keluarga ke agama ke pendidikan, tetap] dengan suatu penekanan
pada lingkungan kerja.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah : Faktor-faktor
penyebab perceraian antara lain : Faktor Ekonomi,Gangguan Pihak ketiga, Tidak
ada Keharmonisan, Tidak ada tanggung jawab, Karena cemburu, Krisis Akhlak,
Terns menerus berselisih/politis, Kawin paksa, Kekejanian JasmanI, Cacat
Biologis, Poligami tak sehat, Dihukum.. Sedangkan perubahan nilai-nilai yang
terjadi antara lain dikarenakan faktor-faktor : Family of Origin,
Significant Other, Impulsivity, Attitude Toward Privacy, Sociodemographic
Charakteristic, Physical Attractiveness, Communication and Agreement.
SUMMARY
In the last six years in
average there have been 1.8 millions of marrages and 143,000 divorces every
year. The rate of the divorce is 8% of the total marriages ang gets more and
more from year to year. The number of marriage tends to decrease while the
number of population increases. It is very easy to find cases of divorce in
Indonesia now.
More cases of divorce
mostly happen in couples with working women. Although equality in the fields of
education and carrier between men and women has been implemented, the old
tradition is still hard to leave behind. The man is still considered as the one
who must be responsible to finance the life of the family. When a woman has her
own income while her husband is jobless, there will be leading to an unstable
condition. It is weird for a man to do household chores. Due to the dominant
factor of the income of a woman in the household, the marriage will end to its
divorce.
The Qualitative Approach
is used in the study to learn the problem more deeply and comprehensively.
Purposive, focused interviews to the sources of the information are used to get
the data. The structure of the range analisys is used in the institusion of the
determining value, ranging from family to religion and to education and
stressed in the working environment.
The conclutions of the study are as follows. The triggering
factors of the divorce are : no harmony and no responsibility in the household,
temptation of a third party, economic factors, moral crisis, polygamy, forced
marrige, biological disability, jealousy and abuse. On the other hand, the
preventive pattern of divorce for carrier woman is the Family of Origin,
Significant Other, Impulsivity, Attitude Toward Privacy, Sociodemographic
Charakteristic, Physical Attractiveness, Communication and Agreement.
PRAKATA
Dengan memanjatkan Puji Syukur Kehadirat Allah SWT atas
Rahmat clan Karunia-Nya, sehingga Laporan Hasil Penelitian ini dapat
diselesaikan dengan balk.
Pada mass sekarang ini, dimana arcs globalisasi semakin
deras, clan gelombang persamaan derajat antara prig dan wanita
semakin mengema, mau tidak mau membawa dampak bagi kehidupan masyarakat.
Konsekuensi yang harus diterima dengan adanya emansipasi wanita, banyak
menimbulkan dampak balk positif maupun negatif. Tingginya tingkat perceraian
yang terjadi terutama dikotakota besar merupakan sal;ah satu konsekuensinya,
lebih memprihatinkan lagi bahwa perceraian banyak terjadi justru karena gugatan
cerai oleh para istri-istri. Lingkungan kerja serta nilai-nilai agama yang
mulai luntur merupakan salah satu penyebab. Rumah tangga tidak lagi harmonis,
banyak istri yang mulai membantah suami dengan alas an emansipasi wanita. Untuk
itulah perlu adanya penelitian untuk mengkaji masalah yang berkaitan dengan
perceraian yang terjadi terutama pada keluarga wanita karier.
Dengan selesainya penelitian ini perkenankan kami mengucapkan
terima kasih kepada Dirjen Dikti dalam hal ini DP2M sebagai penyandang dana
dalam penelitian ini, karena penelitian ini tidak akan terselenggara tanpa
adanya suatu kerjasama dan bantuan dana yang telah kami terima. Terima kasih
pula kami sampaikan kepada Kantor Pengadilan Agama Sidoarjo dan BPS Kabupaten
Sidoarjo yang telah mengijinkan kami melakukan penelitian dan telah memberikan
data-data yang diperlukan guns penelitian ini. Terima kasih kerjasamanya kepada
para responder yang telah bersedia menjadi sumber informasi dalam penelitian
ini dan telah memberikan data yang sangat diperlukan. Serta terima, kasih
kepada semua pihak yang terlibat balk langsung maupun tidak langsung dalam
penelitian ini. Semoga penelitian ini dapat bermanfaat clan berkelanjutan serta
dapat menjadi bahan
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL
HALAMAN PENGESAHAN
RINGKASAN DAN SUMMARY
PRAKATA
DAFTAR ISI
DAFTAR TABEL
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang 1
1.2 Rumusan Masalah 3
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
2.1 Pengertian Perceraian 4
2.2 Perubahan nilai-nilai dikalangan
wanita yang melakukan
Gugat cerai 4
2.2.1.Pengertian gugatan
cerai5
2.2.2. Hukum
A]-Khulu 6
2.2.3
Perubahan nilai-nilai masyarakat7
BAB III TUJUAN DAN MANFAAT PENELITIAN
BAB III TUJUAN DAN MANFAAT PENELITIAN
3.1 Tujuan Penelitian 9
3.2 Manfaat Penelitian 9
BAB IV METODE PENELITIAN
4.1. Lokasi Penelitian10
4.2. Sumber Informasi 10
4.3. Teknik Pengumpulan Data 10
4.4. Teknik Analisis Data
BAB V HASIL
DAN PEMBAHASAN
5.1. Faktor-faktor Penyebab wanita
melakukan gugat cerai 13
5.2. Perubahan nilai-nilai yang terjadi
dikalangan wanita yang
Melakukan gugat cerai 28
BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN
6.1. Kesimpulan43
6.2. Saran-saran44
DAFTARPUSTAKA45
LAMPIRAN47
DRAF ARTIKEL ILMIAH 48






0 komentar:
Posting Komentar